Laboratorium Karang Lo Lahirkan Ragam Inovasi Pertanian

DSC_7978 - Copy

Perkembangan teknologi tentu menjadi bagian yang penting dari kemajuan sebuah bidang termasuk pertanian. Namun, hal itu tidak serta merta dapat berjalan tanpa diiringi dengan perkembangan kapasitas petani. Bayangkan ketimpangan yang akan terus berlangsung apabila petani hanya menjadi konsumen dari inovasi atau teknologi baru tanpa mendapat kesempatan untuk ambil bagian dalam proses perkembangannya. Keuntungan yang diperoleh petani akan berbanding jauh dengan keuntungan yang diperoleh perusahaan besar yang terus mencekoki petani dengan inovasi dan teknologi baru sehingga kemiskinan akan terus melekat pada profesi petani. Oleh karenanya, petani sebagai pelaku lapangan selayaknya diberi porsi yang lebih banyak untuk mendapat kesempatan belajar bersama-sama dalam sebuah wadah yang dapat memacu mereka untuk terus berinovasi sehingga memberikan kontribusi terhadap perkembangan pertanian.

Berangkat dari pertimbangan tersebut, Gita Pertiwi bersama PT. TIV Klaten mendirikan laboratorium lapang petani sebagai wadah untuk para petani lokal mengasah pengetahuan dan kemampuan mereka. Laboratorium lapang yang berada di tengah hamparan sawah ini terletak di Desa Karang Lo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Berada di tengah masyarakat petani yang aktif mengelola lahan pertanian, laboratorium ini menjadi wadah strategis bagi petani sekitar untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan. Berbagai kegiatan rutin yang diikuti oleh banyak petani menunjukkan tingginya tingkat partisipasi dan kemauan petani untuk lebih aktif dan berdaya. Sejak aktif pada bulan November 2013, kegiatan penelitian yang diselenggarakan bersama petani diantaranya adalah.

DSC_7933 - Copy

Uji coba pengaruh pupuk cair dan pestisida botani pada produksi padi. Uji coba ini menggunakan asap sekam cair dan asap tempurung kelapa. Sementara untuk pupuk alami yang digunakan adalah Pupuk Organik Cair (POC) dan pestisida botani.

Pembiakan burung hantu Tyto alba sebagai pengendali alami tikus di lahan padi. Seperti diketahui bahwasanya burung hantu adalah musuh alami dari tikus sawah yang merupakan hama padi. Sayangnya perkembangan burung hantu saat ini semakin berkurang salah satunya karena perburuan yang dilakukan manusia. Itulah sebabnya diperlukan pengembangbiakan burung hantu.

DSC_7920 - Copy

Pemurnian benih padi lokal. Hasil panen padi yang besar dipengaruhi oleh penggunaan bibit padi yang unggul. Nah, pada pelatihan ini, para petani diberikan pelatihan agar bisa memilih maupun membuat benih padi unggul dengan benih padi lokal.

Pengembangan musuh alami dan pestisida untuk Pengendalian hama wereng di lahan padi. Hal lain yang berpengaruh terhadap keberhasilan panen padi adalah tidak adanya hama wereng yang menyerang. Oleh karena itu, para petani diberikan pelatihan untuk membuat pestisida alami yang lebih aman daripada penggunaan pestisida kimia.

Seperti pada kegiatan lain yang dilakukan oleh Gita Pertiwi, kegiatan di laboratorium Karang Lo melibatkan petani tidak sebagai obyek tetapi justru subyek sehingga petani mendapatkan porsi yang lebih untuk berpartisipasi secara aktif. Petani belajar di lahan, menganalisa dan membuat keputusan. Hal ini tentu menjadi aspek penting yang turut mempengaruhi keberlanjutan program serta mempengaruhi tingkat kemandirian petani dalam hal pengelolaan lahan pertanian. Meningkatnya kemandirian petani yang menjadi penerima manfaat dari kegiatan ini telah memberikan kontribusi yang signifikan. Salah satunya, terlihat dari tercukupinya kapasitas petani untuk dapat memilih benih padi baru yang akan ditanam melalui kegiatan SL benih padi tanpa harus termakan iklan yang digembar-gemborkan oleh perusahaan besar penyedia benih. Di kemudian hari, tidak hanya kemandirian petani yang meningkat namun juga penghasilan petani.

Urged to bolster aid for https://eduessayhelper.org/ school recovery,

Author: wpupdateuser

Related to Laboratorium Karang Lo Lahirkan Ragam Inovasi Pertanian

Pengaplikasian Pestisida Nabati di Lahan Petani
Pengembangan Pestisida Organik di Laboratorium Lapang Petani Karanglo

Salah satu ragam inovasi pertanian di Laboratorium Lapang Petani di Desa Karanglo, Kec. Polanharjo, Kab. Klaten adalah pengembangan pestisida organik. Tujuan pengembangan pestisida organik adalah sebagai upaya pengendalian hama yang ramah lingkungan. Beberapa resep pembuatan pestisida organik ini di...

Pelantikan
Program Septic Tank Komunal

PROGRAM SEPTIC TANK KOMUNAL DI RW 11, KELURAHAN JOMBLANG, KECAMATAN CANDISARI, KOTA SEMARANG Kerjasama IUWASH (USAID), Pemkot Semarang dan Gita Pertiwi Program pembangunan septic tank komunal di RW 11 Kelurahan Jomblang merupakan proyek percontohan kerjasama antara Iuwash dengan Pemerintah Kota Sema...

Hutan-Rakyat
Program Hutan Kemasyarakatan

Dalam program ini, konsep SAF dipahami sebagai sebuah sistem pengelolaan lahan dengan berasaskan kelestarian, yang meningkatkan hasil lahan secara keseluruhan, mengkombinasikan produksi tanaman (pohon-pohonan), tanaman hutan, atau hewan secara bersamaan atau berurutan pada unit lahan yang sama denga...

Kacang Gude
Kacang Gude (Cajanus Cajan)

Kacang Gude atau Cajanus Cajan (L) termasuk jenis tanaman kacang – kacangan (leguminosa) yang banyak diusahakan masyarakat baik di sawah maupun di tegalan. Tanaman Gude tumbuhnya tegak dengan tinggi tanaman sekitar 0,5 – 4 m, perakarannya serabut / tipis-tipis mencapai kedalaman 2 m. Tanaman ini...

Program Wash dan KIA di Klaten Tahun 2017

Rintisan Penerapan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) 5 Pilar di 4 Desa (Kebonharjo, Wangen, Ponggok, Daleman) dan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) di 8 Desa, adalah program baru kerjasama Gita Pertiwi dan PT TIV Klaten. WASH dan KIA – Water Access Sanitation and Hygiene dan Kesehatan Ibu A...

Bahaya Obat Anti Nyamuk dan Cara Penanggulangannya

Kurang lebih 1,5 tahun Gita Pertiwi menjalankan program penyadaran konsumen di kelurahan pajang. Program ini dapat berjalan bekerjasama dengan PKK kelurahan Pajang. Adapun tujuan besar dari program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran kritis konsumen terutama meminimalisir atau menghindarkan dari...

Meningkatkan Keanekaragaman Sumber Protein Nabati Masyarakat dengan Konservasi Tanaman Koro-Koroan (kacang-kacangan lokal di lahan kering)

Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia. UU No 18/2012 tentang Pangan telah memandatkan Indonesia harus mencapai kondisi Ketahanan Pangan. Ketahanan Pangan dimaknai sebagai kondisi terpenuhinya Pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya Pangan yang cukup, baik ju...

YAYASAN GITA PERTIWI (GP)

Jl. Baturan Raya ( Jl. Griyan Lama ) No. 20 RT. 01 RW. 01, Colomadu, Surakarta 57171, Indonesia
Telp : 0271-710465
Fax : 0271-718956
Email dan website : gita@indo.net.id / www.gitapertiwi.org Kontak Person : Titik (+6281329989384) dan Rossana Dewi (+628122977169)

Lokasi

Find Us

Copyright © 2014 Gitapertiwi. All rights reserved.