Kacang Gude (Cajanus Cajan)

Kacang Gude

Kacang Gude atau Cajanus Cajan (L) termasuk jenis tanaman kacang – kacangan (leguminosa) yang banyak diusahakan masyarakat baik di sawah maupun di tegalan. Tanaman Gude tumbuhnya tegak dengan tinggi tanaman sekitar 0,5 – 4 m, perakarannya serabut / tipis-tipis mencapai kedalaman 2 m. Tanaman ini bercabang banyak, diameter batangnya sekitar 15 cm.

Selain bermanfaat untuk bahan sayuran, tanaman ini dapat memperbaiki struktur tanah karena adanya rhizobium pada bintil akarnya.

a. Ciri – ciri tanaman :

Daun Gude berselang – seling, beranak daun tiga, berkelompok dan berbintil. Bunga pada tanaman Gude berbentuk kupu-kupu, daun mahkota berwarna kuning atau krem. Buah berbentuk polong lurus atau bentuk sabit berisi kira – kira 4 sampai dengan 9 butir biji yang bundar. Biji Gude mempunyai warna macam – macam. Biji berwarna putih, krem, coklat, keunguan sampai dengan hampir hitam.

b. Penyebaran :

Tanaman ini banyak tersebar di seluruh wilayah daerah tropik atau panas.

c. Syarat Tumbuh :

Tanaman Gude dapat tumbuh dengan baik pada tanah yang kering dengan daya dukung air yang cukup dengan PH ( Derajat Keasaman 5 -7). Tanaman ini tidak tahan terhadap hujan salju. Suhu yang baik bagi pertumbuhannya berkisar antara 18 dan 38 derajat celcius.

d. Manfaat :

Manfaat utama Gude adalah biji polongnya sebagai bahan sayuran, bahan tempe dan kecap, selain itu juga bagus untuk perbaikan struktur tanah karena perakarannya mengandung rhizobium. Sebagai bahan sayuran, kacang Gude mempunyai nilai gizi yang tinggi. Setiap 100gr bagian biji kering yang dapat dimakan mengandung 7 – 10,3 gr air, 14 – 30 gr protein, 1 – 9 gr lemak. Kacang Gude ini juga mengandung beberapa vitamin, termasuk vitamin A dan vitamin B kompleks.

e. Pemeliharaan dan Pengelolaan :

Untuk menanam tanaman ini sebaiknya dengan jarak tanam 40×100 cm atau disesuaikan dengan kondisi setempat. Dalam tumpang sari kacang Gude tumbuh baik dengan tanaman kapas atau kacang tanah. Gangguan yang sering muncul adalah rumput (gulma). Dalam pengelolaan tanaman ini harus diperhatikan mengenai pengairannya. Pengairan akan semakin mempercepat proses pertumbuhannya. Pemberian pupuk terutama fosfat kira – kira diperlukan 20 – 100 kg / hektar.

f. Gangguan :

Kayu pada tanaman Gude dapat digunakan untuk kayu bakar, tetapi pemangkasan tidak boleh berlebihan. Adanya hama seperti penggerak Heliothis dan lalat buah Agromiza dapat membatasi jumlah biji yang akan diperoleh.

Just like we’ve got to change the system in public education and in education in write my papers of writemypaper4me.org/ general, we’ve also got to change the political system that underpins it

Author: wpupdateuser

Related to Kacang Gude (Cajanus Cajan)

Wisata Desa Tlingsing
Wisata Desa Tlingsing

He wants the organization to figure out new ways to offer support to buying essays online good idea students as they undertake those challenges Author: wpupdateuser...

Septic Tank
Resmi! Pembangunan Septic Tank Jomblang Dimulai

Hanya dalam hitungan bulan, keinginan warga Jomblang untuk menikmati septic tank komunal akan segera terwujud. Pagi itu di hari yang cerah, pembangunan septic tank komunal untuk 71 rumah di 3 RT di Jomblang telah dimulai. Pada akhir tahun 2014, sebanyak 318 penerima manfaat tidak lagi perlu untuk me...

Hutan-Rakyat
Program Hutan Kemasyarakatan

Dalam program ini, konsep SAF dipahami sebagai sebuah sistem pengelolaan lahan dengan berasaskan kelestarian, yang meningkatkan hasil lahan secara keseluruhan, mengkombinasikan produksi tanaman (pohon-pohonan), tanaman hutan, atau hewan secara bersamaan atau berurutan pada unit lahan yang sama denga...

Obat Anti Nyamuk
Ingin Bebas Nyamuk? Ini Alternatif Alaminya

Apa yang biasa Anda lakukan ketika merasa kulit Anda digigit nyamuk yang berkeliaran di dalam rumah? Tentu kebanyakan dari Anda pasti segera mengambil obat nyamuk, baik dalam bentuk obat anti nyamuk bakar, semprot, oles ataupun eletrik dan menggunakannya untuk mengusir nyamuk. Memang, pilihan itu ma...

Lahan Asam
Tips Penanganan Alami Terhadap Lahan Asam

Pernahkah mengalami penurunan hasil panen? Jika iya, penting adanya untuk mengecek tingkat keasaman tanah. Bisa jadi, penurunan hasil tersebut dikarenakan tanah terlalu asam. Sudah menjadi rahasia umum bahwa tingkat keasaman tanah berpengaruh banyak terhadap produktifitas tanaman termasuk tanaman pa...

Geliat Bangkitnya Tenun ATBM Cawas “Potret Perjuangan Pekerja Perempuan Rumahan”

Jalan Berliku Bangkitnya Tenun Klasik Bila anda orang luar yang baru pertama kali datang ke Cawas pasti heran dengan situsasi pedesaan di sana. Pagi sampai sore hari tidak banyak masyarakat yang beraktivitas di luar,begitu pula di persawahan sepi tidak terlihat orang beraktivitas. Yang banyak terden...

Rumah Kasa - Copy
Pengendalian Alami Terhadap Hama Wereng

Selain cukup pupuk dan air, ada hal lain yang vital dan berpengaruh terhadap keberhasilan penanaman padi yakni keberhasilan pengendalian hama tanaman salah satunya wereng. Berbicara tentang wereng, tentu semua petani mengetahui besarnya ancaman yang disebabkan oleh hama yang satu ini. Tidak jarang, ...

Pengaplikasian Pestisida Nabati di Lahan Petani
Pengembangan Pestisida Organik di Laboratorium Lapang Petani Karanglo

Salah satu ragam inovasi pertanian di Laboratorium Lapang Petani di Desa Karanglo, Kec. Polanharjo, Kab. Klaten adalah pengembangan pestisida organik. Tujuan pengembangan pestisida organik adalah sebagai upaya pengendalian hama yang ramah lingkungan. Beberapa resep pembuatan pestisida organik ini di...

YAYASAN GITA PERTIWI (GP)

Jl. Baturan Raya ( Jl. Griyan Lama ) No. 20 RT. 01 RW. 01, Colomadu, Surakarta 57171, Indonesia
Telp : 0271-710465
Fax : 0271-718956
Email dan website : gita@indo.net.id / www.gitapertiwi.org Kontak Person : Titik (+6281329989384) dan Rossana Dewi (+628122977169)

Lokasi

Find Us

Copyright © 2014 Gitapertiwi. All rights reserved.