Hasil Riset Pola Konsumsi Sarapan Konsumen di Madiun – Solo – Wonogiri – Boyolali – Yogyakarta

Latar Belakang

Riset pola konsumsi konsumen ini bukan merupakan riset baru, tetapi lebih memperdalam riset pola konsumsi yang sudah dilakukan pada tahun 2015 yang lalu. Perbedaannya adalah, kalau riset tahun 2015 melihat pola konsumsi selama 7 hari, maka untuk riset tahun 2016 ini difokuskan pada pola konsumsi sarapan pagi, baik untuk ibu-ibu dan anak-anak.
Sengaja riset pola konsumsi sarapan pagi karena sarapan pagi sangat banyak manfaatnya, seperti tersaji dalam www.mallbekasi.com, 2016 yaitu:
1. Memberikan Energi Lebih
Tubuh memerlukan energi yang cukup untuk menjalankan aktivitas di pagi hari dan energi tersebut dapat diperoleh dari sarapan pagi. Hal ini membuat tubuh tetap fit dan tidak cepat lelah.
2. Menyegarkan Otak
Manfaat sarapan juga baik untuk otak Anda. Otak juga mendapatkan nutrisi dari sarapan sehingga otak Anda dapat berpikir lebih baik dan cepat.
3. Menjaga Konsentrasi
Sarapan juga diketahui dapat memperbaiki kemampuan berpikir Anda dan menjaga Anda agar tetap fokus dalam melakukan pekerjaan atau aktivitas.
4. Mencegah Penyakit Maag
Sarapan pagi membuat lambung terisi makanan sehingga dapat menetralisir asam lambung. Lambung yang terlalu lama kosong dapat mengakibatkan rasa perih di lambung dan berakibat sakit maag.
5. Menyehatkan Tubuh
Sarapan pagi membuat tubuh terhindar dari kolestrol. Hal ini dikarenakan sarapan mampu mendorong metabolisme sehingga produksi enzim yang meningkatkan kolestrol berkurang.
6. Menghindari Makan Tak Terkontrol
Sarapan pagi menghindarkan Anda dari rasa lapar berlebih. Jika tidak sarapan, yang terjadi adalah rasa lapar mengakibatkan porsi makan siang menjadi lebih banyak dan mengonsumsi banyak camilan. Dari camilan-camilan inilah dapat menyebabkan kegemukan.
7. Menambah Nutrisi dan Meningkatkan Energi Tubuh
Sarapan menyediakan proporsi asupan total nutrisi sepanjang hari secara signifikan dan menawarkan kesempatan untuk mengkonsumsi makanan yang penuh dengan nutrisi seperti zat besi, serat dan vitamin.
8. Penurunan Berat Badan Tubuh
Mengkonsumsi makanan sehat pada saat bangun tidur dapat memberi peningkatan metabolisme tubuh, jika Anda sedang dalam program diet, hal yang diinginkan adalah meningkatkan metabolisme tubuh untuk membakar lemak
9. Koordinasi Tubuh Lebih Baik
Manfaat sarapan pagi bagi tubuh yakni mengkoordinasi tubuh untuk menjadi lebih baik. Anda yang memiliki masalah pada keseimbangan tubuh bisa memperbaikinya dengan mengkonsumsi sarapan pagi secara teratur.
10. Mengurangi Resiko Stres
Dalam keadaan perut kosong di pagi hari dengan aktifitas padat serta tekanan pekerjaan yang tinggi dan ditambah dengan kondisi cuaca yang tidak baik akan membuat Anda mudah stres. Maka, manfaat sarapan pagi itu adalah mengurangi resiko stres tersebut.

Tujuan:
1. Mengetahui pola konsumsi sarapan pagi pada ibu-ibu dan anak-anak
2. Mengetahui jenis, komposisi, kulaitas dan kuantitas sarapan yang dikonsumsi ibu dan anak-anak
3. Mengetahui hubungan menu sarapan pagi dengan kualitas kesehatan ibu-ibu dan anak-anak (jenis penyakit yang menyerang)

Hasil Riset
Riset pola konsumsi ini telah dilaksanakan pada kurun waktu Oktober – November 2016 di wilayah program penyadaran konsumen, yaitu di Jawa Tengah (Solo, Boyolali dan Wonogiri), Yogyakarta (Kota Yogya) dan Jawa Timur (Madiun). Riset dilakukan oleh tim riset dari 3 lembaga (Jaker PO, Gita Pertiwi dan LSK-BB) dibantu dengan ibu-ibu kader pangan sehat di wilayah riset.
Secara ringkas hasil riset tersaji sbb:
1. Profil Responden
• Responden yang diwawancari berjumlah 127 orang, terdiri dari 75 responden dewasa (P) dan 52 responden anak (29 P, 23 L). Responden berasal dari Boyolali : 35 orang, Wonogiri : 33 orang, Solo : 20 orang, Yogya : 20 orang dan Madiun 20 orang

• Responden dewasa paling banyak berumur 30 – 49 tahun , sebanyak 50 orang (67%), umur 50 – 64 tahun sebanyak 21 orang (28%).
• Responden anak-anak paling banyak berumur 10 – 12 tahun sebanyak 21 orang (41%), umur 4-6 tahun sebanyak 15 orang (29%) dan umur 7-9 tahun sebanyak 14 orang (27%).

2. Pola Konsumsi Sarapan Pagi
a. Semua responden (baik ibu dan anak-anak) mengkonsumsi sarapan pagi karena sarapan pagi menjadi dasar dan sumber energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari
b. Pola sarapan pagi ibu-ibu
• Menu sarapan pagi ibu-ibu cukup lengkap, karena terdiri dari karbohidrat, sayur, lauk, air minum dan snack. .
• Komposisi sarapan pagi : (i) Sumber karbohidrat beragam, tidak hanya beras tetapi mulai mengkonsumsi karbohidrat dari buah (pisang rebus), umbi-umbian (singkong, ketela) dan gandum/terigu (roti, kue), (ii)Jenis sayur yang dikonsumsi juga beragam, berupa wortel, brokoli, kubis, kacang panjang, kecambah, bayam, kangkung, buncis, (iii) Lauk yang dkonsumsi : telur, ayam, tahu, tempe, perkedel, ikan, sosis dan nuget dan (iv) Minuman : air putih, air jeruk, jamu, teh panas, jus
• Meskipun menunya cukup beragam jenisnya, tapi dari komposisi dan jumlahnya melebihi kebutuhan kalori yang dianjurkan sesuai dengan Permenkes No 30/2013. Hal ini terlihat dari sajian menu sarapan, dimana selain mengkonsumsi menu sarapan lengkap (karbohodrat, sayur, lauk dan minuman) tetapi konsumsi gula, lemak dan garamnya cukup tinggi.
• Sesuai aturan Permenkes 30/2013, maka konsumsi maksimal per hari gula sebanyak 4 sendok makan, lemak sebanyak 5 sendok makan dan natrium/garam sebanyak 1 sendok teh.
• Sebanyak 45 responden (62,5%) selain mengkonsumsi air putih juga mengkonsumsi teh manis minimal 1 gelas pada waktu sarapan pagi. Selain itu sebanyak 55 responden (76%) mengkonsumsi gorengan minimal 2 potong setiap paginya. Perilaku yang over lainnya adalah 10 responden (14%) tidak mengkonsumsi sayur dan 57 responden (79%) tidak pernah mengkonsumsi buah waktu sarapan pagi.
• Perilaku positif juga mulai dilakukan oleh 15 responden (21%) yang selalu mengkonsumsi buah pada waktu sarapan pagi (baik dalam bentuk buah segar maupun jus) dan 7 responden (9,7%) mulai mengurangi nasi dengan mengkonsumsi pisang rebus, ketela, singkong dan roti dengan jumlah terbatas.
c. Pola sarapan pagi anak-anak.
• Menu sarapan pagi anak-anak juga beragam jenisnya, berupa karbohodrat, sayur, lauk , susu dan beberapa mulai mengkonsumsi buah. Hal ini cukup menarik bila dibandingkan dengan temuan riset tahun 2015, karena mulai berkurangnya makanan instan yang dikonsumsi anak-anak.
• Meskipun menunya beragam, masih ada 17 respponden (33%) yang menu sarapan paginya tanpa sayur, tetapi cenderung hanya nasi + lauk plus susu. Lauk yang disajikan pun cenderung lauk instan (mie, sosis, nuget, ayam goreng).
• Sebanyak 7 responden (13.5%) mulai menyajikan buah sebagai salah satu menu wajib dalam sarapan pagi selain susu dan air putih.

3. Derajat Kesehatan
• Melihat menu konsumsi sarapan pagi ibu-ibu yang cenderung tinggi gula, lemak dan garam, maka sangat wajar kalau penyakit asam urat, kolesterol, hipertensi (tekanan darah tinggi), DM banyak diderita oleh ibu-ibu. Dari menu sarapan pagi saja, terlihat betapa tingginya konsumsi gula, lemak dan garam, juga total kalori yang dikonsumsi ibu-ibu rata-rata sudah memenuhi lebih dari 50% total kalori yang dibutuhkan per hari. Menu sarapan pagi ini dapat disiasati dengan banyak mengkonsumsi sayur, buah dan air putih
• Menu konsumsi anak-anak yang mulai beragam, lengkap dan bergizi menunjukkan indikasi kesadaran akan pentingnya kecukupan gizi bagi anak-anak. Paradigma 4 sehat 5 sempurna dengan memberikan susu juga mulai berkurang, terbukti lebih dari 90% anak-anak selalu mengkonumsi air putih minimal 1 gelas pada waktu sarapan pagi. Kebiasaan memberikan sayur beragam dan buah juga menjadi tradisi yang patut untuk dikembangkan.
• Di sisi lain budaya makan makanan instan (mie, sosis, nugetm ayam goreng) harus segera dikurangi, karena ke depan berpotensi menimbulkan penyakit degeratif untuk anak-anak seperti obesitas, hipertensi, dan gula.

Author: wpupdateuser

Related to Hasil Riset Pola Konsumsi Sarapan Konsumen di Madiun – Solo – Wonogiri – Boyolali – Yogyakarta

Foto
ASPORI dan Pengamatan Awal Benih Padi Ciboga

Bentangan alam dataran rendah dengan persediaan air yang cukup menjadi karakteristik wilayah Kabupaten Wonogiri. Keberadaan Waduk Gajah Mungkur yang dibangun pada masa Orde Baru telah mendukung geliat kegiatan pertanian terutama pertanian tanaman padi. Hampir di tiap wilayah Wonogiri, petak lahan pe...

Alat Tenun
BENANG dalam TENUN

Siapa sangka masyarakat Indonesia, khususnya Klaten juga menjadi salah satu penghasil produk kerajinan tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) yang cukup besar. Alat manual yang sebagian besar menggunakan tenaga manusia sebagai penggeraknya. Produk tenun menjadi menarik ketika kita melihat rangkaian ben...

Green City
Program Penataan Kota Berwawasan Lingkungan (Green City)

Secara makro persoalan lingkungan muncul diakibatkan oleh pelaksanaan pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan. Kerusakan berbagai ekosistem lingkungan, darat, laut, sungai, tanah dan udara, dikarenakan kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada lingkungan. Berdasarkan UU no. 23 tahun 1997, p...

Program
Sekilas Program Penghidupan Berkelanjutan (Sustainable livelihood)

Program ini merupakan respon dari beragamnya bencana lingkungan yang muncul di beberapa wilayah Indonesia. Salah satu program yang diinisiasi adalah program pemulihan ekonomi pedesaan, terutama pasca terjadinya musibah gempa tahun 2007 kemarin yang ada di daerah Cawas, Klaten terutama bagi 856 perem...

Lahan Asam
Tips Penanganan Alami Terhadap Lahan Asam

Pernahkah mengalami penurunan hasil panen? Jika iya, penting adanya untuk mengecek tingkat keasaman tanah. Bisa jadi, penurunan hasil tersebut dikarenakan tanah terlalu asam. Sudah menjadi rahasia umum bahwa tingkat keasaman tanah berpengaruh banyak terhadap produktifitas tanaman termasuk tanaman pa...

Septic Tank
Resmi! Pembangunan Septic Tank Jomblang Dimulai

Hanya dalam hitungan bulan, keinginan warga Jomblang untuk menikmati septic tank komunal akan segera terwujud. Pagi itu di hari yang cerah, pembangunan septic tank komunal untuk 71 rumah di 3 RT di Jomblang telah dimulai. Pada akhir tahun 2014, sebanyak 318 penerima manfaat tidak lagi perlu untuk me...

Eksperimen Patogen, Pengendali Wereng Coklat

Kekhawatiran petani padi terhadap merebaknya ancaman wereng coklat memang beralasan. Hama ini sudah banyak menimbulkan dampak yang sangat berpengaruh pada hasil panen bahkan tidak jarang serangan wereng coklat menyebabkan gagal panen di beberapa wilayah. Maka tidak heran jika fokus pengendalian hama...

Obat Anti Nyamuk
Ingin Bebas Nyamuk? Ini Alternatif Alaminya

Apa yang biasa Anda lakukan ketika merasa kulit Anda digigit nyamuk yang berkeliaran di dalam rumah? Tentu kebanyakan dari Anda pasti segera mengambil obat nyamuk, baik dalam bentuk obat anti nyamuk bakar, semprot, oles ataupun eletrik dan menggunakannya untuk mengusir nyamuk. Memang, pilihan itu ma...

YAYASAN GITA PERTIWI (GP)

Jl. Baturan Raya ( Jl. Griyan Lama ) No. 20 RT. 01 RW. 01, Colomadu, Surakarta 57171, Indonesia
Telp : 0271-710465
Fax : 0271-718956
Email dan website : gita@indo.net.id / www.gitapertiwi.org Kontak Person : Titik (+6281329989384) dan Rossana Dewi (+628122977169)

Lokasi

Copyright © 2014 Gitapertiwi. All rights reserved.